Wahai malam…
Sampaikan salamku padanya
Salam kerinduan
Dari jiwa yang terdalam
Wahai dingin…
Jangan kau bekukan hatiku
Biarkan ia tetap merindu
Pada kekasih belahan kalbu
Disana… di seberang samudra biru
Wahai waktu…
Dengarkanlah curhatku
Agar kau tahu
Bahwa pertemuan adalah pengkhianatan
Karena pertemuan…
Adalah pengkhianat kerinduan
Karena pertemuan...
adalah pengkhianat penantian
Lalu bagaimana aku ajarkan hati
Agar ia tak khianat lagi?
Sedang kalbu rindu untuk bertemu
Sedang raga berontak ingin bersua
Al-Azhar,
Cairo 1 April 2014.
*Ditulis 15
menit saat jeda istirahat kuliah lughah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar